Sejarah Komunitas Indonesia Di QAFCO
KoPI - Cikal Bakal KomIQ 

Keberadaan professional Indonesia di Qafco di awali dengan kedatangan rombongan Indonesia yang pertama (sejumlah 19 orang) di bulan September 2001, diikuti oleh 3 orang pada bulan Oktober 2001 dan terakhir menyusul satu orang di bulan Desember 2001. 

Kehadiran kita ditengah-tengah lingkungan yang asing, budaya yang berbeda, kondisi alam yang kurang bersahabat, membuat kita satu sama lain menjadi dekat. Berbagai suka dan duka di alami dan dibagi bersama-sama mulai dari perasaan sedih jauh dari keluarga, anak sakit, istri hilang, putus kontak ke Indonesia, berantem ama pacar (bagi yang bujangan) sampai menghadapi musibah berpulangnya orang tua, telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. 

Saling menghibur dan saling menasehati menjadi hiburan tersendiri bagi rekan-rekan saat itu. Berkaca pada pengalaman-pengalaman yang telah dialami, diawali dengan ngumpul bareng sambil ngopi bersama disalah satu kamar rekan kita, muncul pemikiran untuk membentuk semacam organisasi yang tujuannya menggalang rasa solidaritas antar teman dimana kita bisa siap setiap saat membantu teman yang ditimpa musibah. Sehingga dibentuklah program Dana Sosial, dimana setiap anggotanya memberikan iuran rutin setiap bulan. Disamping itu juga dirasa perlu adanya suatu wadah yang bisa dijadikan sebagai media pengikat diantara kita, yang intinya adalah jangan sampai keharmonisan hubungan diantara kita saat itu berkurang dengan bergabungnya keluarga di Qatar. Atas dasar inilah, terbentuk organisasi KoPI (Komunitas Profesional Indonesia) 

KoPI didirikan dengan tujuan untuk mempererat tali silaturrahmi di antara karyawan Indonesia di Qafco dengan program utama penggalangan dana sosial untuk teman-teman yang membutuhkan bantuan serta menjadi media penghubung di antara rekan-rekan. Dengan jumlah anggota sebanyak 23 orang, hal ini tidak menjadi suatu yang rumit. 

Seiring dengan berjalannya waktu, di pertengahan tahun 2002, tersebar informasi yang menggembirakan bahwa Qafco akan melakukan rekruitmen baru ke Indonesia dengan target rekruitmen sebanyak 100 orang. Para pengurus KoPI saat itu sepakat untuk memberikan sambutan yang hangat bagi rekan-rekan baru yang bergabung ke Qafco dengan mempersiapkan segala sesuatunya, dari tim penyambut, presentasi informasi dan lain-lain.