Berdirinya KomiQ
Dengan bertambahnya jumlah karyawan Indonesia di Qafco, yang jumlahnya jauh lebih banyak dari yang sudah ada, tentu saja akan menambah warna dan cerita yang jauh beragam dan jauh menarik dari sebelumnya. Aktivitas, minat, bakat dan aspirasi rekan-rekan, yang dapat membawa nama baik bangsa Indonesia di mata berbagai bangsa di negara ini, akan lebih baik jika dapat disalurkan melalui suatu wadah, agar dapat menunjukkan kekompakan dan persaudaraan Indonesia.
Bergabungnya 106 rekan-rekan baru, menjadikan total jumlah karyawan Indonesia di Qafco sebanyak 126 orang. Suatu angka yang menakjubkan karena KoPI menjadi organisasi masyarakat Indonesia dengan jumlah anggota terbesar dalam satu perusahaan di satu tempat.
Keberadaan KoPI yang didirikan berdasarkan kondisi saat itu dianggap tidak lagi memadai karena pada kenyataannya, perlu organisasi yang dapat memayungi anggota secara menyeluruh, termasuk keluarganya. Untuk itu, diputuskan untuk mengembangkan pola organisasi yang tadinya sangat sederhana menjadi organisasi sosial yang lengkap dengan perangkatnya. Pada tanggal 21 Agustus 2003 berdirilah KomIQ yang merupakan singkatan dari Komunitas Indonesia di Qafco dengan tetap mempertahankan ciri khasnya yaitu pengumpul dana sosial dan pengikat tali silaturrahmi.
Pada saat itu, tidak satupun diantara kita yang membayangkan bahwa KoPI akan bermetamorfosis menjadi KomIQ dan menjadi besar seperti saat ini, menjadi salah satu organisasi sosial masyarakat yang disegani dan diakui di Qatar, baik oleh sesama professional Indonesia di perusahaan-perusahaan lain, juga oleh komunitas bangsa lain yang ada di Mesaieed. Dan yang paling membanggakan adalah adanya pengakuan dari PERMIQA (Persatuan Masyarakat Indonesia Qatar) selaku organisasi payung dari organisasi-organisasi masyarakat Indonesia di Qatar terutama atas kekompakan keluarga besar KomIQ.
Mesaieed dan Wakrah
Bercerita tentang KomIQ tidak bisa dipisahkan dari Mesaieed dan Wakrah, yaitu kota dimana anggota KomIQ bermukim.
Mesaieed
Mesaieed berasal dari nama Ummsaid yang berarti Ibunya Said, berlokasi sekitar 35 km dari arah kota Doha (Ibukota Qatar) kearah Selatan atau lebih mudahnya kearah perbatasan Saudi Arabia.
Kota ini merupakan kota Industri dimana berbagai industri berat/strategis Qatar berlokasi seperti QAFCO, QP Refinery, QP-NGL, QAPCO, QVC, QAFAC, Q-Chem, QASCO, dan satu proyek baru yang disebut sebagai proyek LAB, Linear Alkyl Benzene bertempat.
Kota ini dapat dikatakan sebagai kota satelit dimana seluruh fasilitas tersedia. Qafco sendiri memiliki komplek perumahan yang berlokasi sekitar 10 km dari areal Industri yang dilengkapi dengan dua club bagi karyawannya. Kota Mesaieed juga didukung dengan keberadaan Mall dan pertokoan, rumah sakit, dan mesjid yang megah. Dikota ini pula kantor pusat QP untuk wilayah Selatan didirikan.
Sebagian besar penduduk yang bermukim di Mesaieed adalah karyawan yang bekerja di Industri-industri tersebut di atas, dan kotanya merupakan kompleks perumahan yang sangat luas.
Wakrah
Wakrah adalah nama kota yang lokasinya berada di tengah-tengah antara Doha dan Mesaieed. Jadi jarak dari Doha ke Wakrah sekitar kurang lebih 17 km dan dari Wakrah ke Mesaieed sekitar 18 km. Kalau Mesaieed adalah kota yang berdiri karena wilayah ini adalah kawasan industri terpadu, dikenal dengan nama Mesaieed Industrial City, maka Wakrah adalah sebenar-benarnya kota, lengkap dengan perangkat pemerintahannya.
Dengan bertambahnya jumlah karyawan Indonesia di Qafco, yang jumlahnya jauh lebih banyak dari yang sudah ada, tentu saja akan menambah warna dan cerita yang jauh beragam dan jauh menarik dari sebelumnya. Aktivitas, minat, bakat dan aspirasi rekan-rekan, yang dapat membawa nama baik bangsa Indonesia di mata berbagai bangsa di negara ini, akan lebih baik jika dapat disalurkan melalui suatu wadah, agar dapat menunjukkan kekompakan dan persaudaraan Indonesia.
Bergabungnya 106 rekan-rekan baru, menjadikan total jumlah karyawan Indonesia di Qafco sebanyak 126 orang. Suatu angka yang menakjubkan karena KoPI menjadi organisasi masyarakat Indonesia dengan jumlah anggota terbesar dalam satu perusahaan di satu tempat.
Keberadaan KoPI yang didirikan berdasarkan kondisi saat itu dianggap tidak lagi memadai karena pada kenyataannya, perlu organisasi yang dapat memayungi anggota secara menyeluruh, termasuk keluarganya. Untuk itu, diputuskan untuk mengembangkan pola organisasi yang tadinya sangat sederhana menjadi organisasi sosial yang lengkap dengan perangkatnya. Pada tanggal 21 Agustus 2003 berdirilah KomIQ yang merupakan singkatan dari Komunitas Indonesia di Qafco dengan tetap mempertahankan ciri khasnya yaitu pengumpul dana sosial dan pengikat tali silaturrahmi.
Pada saat itu, tidak satupun diantara kita yang membayangkan bahwa KoPI akan bermetamorfosis menjadi KomIQ dan menjadi besar seperti saat ini, menjadi salah satu organisasi sosial masyarakat yang disegani dan diakui di Qatar, baik oleh sesama professional Indonesia di perusahaan-perusahaan lain, juga oleh komunitas bangsa lain yang ada di Mesaieed. Dan yang paling membanggakan adalah adanya pengakuan dari PERMIQA (Persatuan Masyarakat Indonesia Qatar) selaku organisasi payung dari organisasi-organisasi masyarakat Indonesia di Qatar terutama atas kekompakan keluarga besar KomIQ.
Mesaieed dan Wakrah
Bercerita tentang KomIQ tidak bisa dipisahkan dari Mesaieed dan Wakrah, yaitu kota dimana anggota KomIQ bermukim.
Mesaieed
Mesaieed berasal dari nama Ummsaid yang berarti Ibunya Said, berlokasi sekitar 35 km dari arah kota Doha (Ibukota Qatar) kearah Selatan atau lebih mudahnya kearah perbatasan Saudi Arabia.
Kota ini merupakan kota Industri dimana berbagai industri berat/strategis Qatar berlokasi seperti QAFCO, QP Refinery, QP-NGL, QAPCO, QVC, QAFAC, Q-Chem, QASCO, dan satu proyek baru yang disebut sebagai proyek LAB, Linear Alkyl Benzene bertempat.
Kota ini dapat dikatakan sebagai kota satelit dimana seluruh fasilitas tersedia. Qafco sendiri memiliki komplek perumahan yang berlokasi sekitar 10 km dari areal Industri yang dilengkapi dengan dua club bagi karyawannya. Kota Mesaieed juga didukung dengan keberadaan Mall dan pertokoan, rumah sakit, dan mesjid yang megah. Dikota ini pula kantor pusat QP untuk wilayah Selatan didirikan.
Sebagian besar penduduk yang bermukim di Mesaieed adalah karyawan yang bekerja di Industri-industri tersebut di atas, dan kotanya merupakan kompleks perumahan yang sangat luas.
Wakrah
Wakrah adalah nama kota yang lokasinya berada di tengah-tengah antara Doha dan Mesaieed. Jadi jarak dari Doha ke Wakrah sekitar kurang lebih 17 km dan dari Wakrah ke Mesaieed sekitar 18 km. Kalau Mesaieed adalah kota yang berdiri karena wilayah ini adalah kawasan industri terpadu, dikenal dengan nama Mesaieed Industrial City, maka Wakrah adalah sebenar-benarnya kota, lengkap dengan perangkat pemerintahannya.

